Tuesday, May 14, 2013

Alun Alun Kota Madiun, Ketika Kantor Bupati Berada di Depan Alon Alon Milik Pemerintah Kota


Sabtu, 11 Mei 2013

Karena efek gerhana matahari yang terjadi kemaren, katanya - , akhir akhir ini hawa di sini begitu panas. Jam sembilan pagi, kami bersiap untuk bertraveling jalan jalan. Saya sengaja tidak pake kata traveling takutnya ditampar sama mbak pacar #piss sayang :D . 

Oiya, kami hari ini mau ke Madiun. Tidak butuh waktu lama ternyata untuk sampai ke Madiun ini. Palingan sekitar 40 menit mio soul merah mengantar kami. Saya juga diajaki Tika melewati jalan alternatif dan tahu tahu sudah masuk Kota Madiun. Kota ini relatif sedang. Tidak kecil tidak besar juga. Begitu masuk kota selepas jembatan sungai Bengawan Madiun, nama jalannya Jl. Jend Sudirman lalu Jl. Kol Marhadi. Pahlawan lokal sepertinya. Ah tidak terasa sampai juga kami di Alon Alon Kota Madiun.
 


Alon alon ini luas banget. Begitu masuk, kami disambut oleh monumen pahlawan yang ternyata yang dibikin nama jalan tadi. Kol Marhadi. Selain itu, juga tesedia massage track dengan taman di kanan kiri. Saya sempet nyobain dan sakit juga sih karena kerikilnya tajem tajem banget. Disitu juga ada semacem panggung hiburan permanen lengkap dengan atapnya. “tiap malem minggu biasa ada pertunjukan musik” sambung Tika menyeloroh. 

Oya, di sebelah timur alon alon, ada pusat perbelanjaan President serta kawasan kuliner di seberang tulisan MADIUN SQUARE yang biasa buka pada malam hari. 
Di sebelah utara Alon alon sendiri, saya jumpai sebuah gedung tua yang saya curigai sebagai bekas bioskop kalau melihat bentuknya. Menurut informasi dari wikimapia.org, itu tempat bernama ARJUNA. Apakah itu?? Anybody knows it? 
Daaaan, sebelah utara Alon Alon Kota Madiun ini, berdiri megah kantor Pemerintah Kabupaten Madiun. Rupanya, ibukota Kabupaten Madiun masih berada di dalam Kota Madiun. Denger denger sih mau pindah ke Caruban. Sampai saya menulis ini pun, saya belum tahu juga lokasi kantor Pemkotnya ada dimana, karena Madiun ini ada Kota ada Kabupaten juga. 
 
Siang yang panas di pendopo yang menempati sebagian lahan alon alon menghadap ke kantor bupati, rindangnya alon alon ini karena ditanamnya beberapa puluh pohon sawit. Dua gelas es degan terasa sangat segar siang itu.


Istirahat cukup, lanjut kita ke bagian barat alon alon. Disini banyak orang selain jualan makanan juga jualan macem macem gitu meski macemnya nggak banyak sih. Masjid Agung Baitul Hakim Madiun yang megah dan modern tampak begitu anggun. 
Oh iya, di alon alon ini juga dipelihara beberapa puluh burung merpati. Ada kandangnya juga dan ada tempat minum dibawah. Ada tulisan peringatan yang bunyinya kurang lebih seperti ini “dilarang memasukkan kerikil/benda benda ke dalam tempat minum burung. Bagi yang tertangkap akan dibawa ke Pos Polisi” . komentar Tika “Cuma dibawa ke pos polisi kan?” Hehehe

Lanjut Baca :

No comments:

Post a Comment

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...