Sunday, January 2, 2011

Tour de Pekalongan, 31 Des 2010 - 1 Januari 2011 PART II

PART II
Setelah beristirahat sejenak ternyata masih pengen istirahat hingga sore sekitar jam 16 kita baru keluar untuk ke Pantai Pasir Kencana.

Ok, perjalanan menyusuri Jl. Hayam Wuruk, lalu belok kiri yang Jalan terus itu, Hasanuddin, Sultan Agung, lalu sudah sampai jembatan, bunderan kantor pos dan lurus mengikuti jalan yang tadi aku kesasar. Hehe. Sampai di sebuah perusahaan namanya Blue Sea. Terus malah sampai di kayak kantor TPI gitu. Bingung, tanya orang ternyata kita kebablasan dikit. Maklum gerbang wisata ternyata tertutup sebuah spanduk bahwa tanggal 1 Januari aka nada perhelatan dangdut di kawasan pasir kencana. Setelah tanya, ternyata kita benar. Kita sudah sampai di Pantai Pasir Kencana, parkir motor sebentar lalu ternyata kameraku habis batre. akhirnya sementara pake hape rina dulu. Kita lihat lihat sekeliling dan aku pengen ganti celana pendek. Terus ke sebuah toilet dan ganti celana disitu. Setelah ganti celana pendek aktivitas terasa semakin lancar. Kita menuju ke sebuah taman margasatwa dengan koleksi antara lain beruang madu, kera, burung elang, landak, merak, dan lain lain. Lalu kita kembali ke pantai lagi untuk berfoto foto. Dan sempat juga minta difotoin sama mbak mbak yang kebetulan lewat situ. Habis foto foto, kita ke taman dan melihat beberapa anak sedang main main, terus ada juga semacem kayak wahana outbond gitu. terus sampe pengen jajan dan akhirnya jajan bakso deh. Berdua Rp. 14.000. habis makan bakso terus udah mendung, jadi kita pulang ke Jl. Hayam Wuruk. Perjalanan darisana, kita muter lewat alon alon terus mampir ke alfamart alon alon untuk beli beberapa cemilan dan Rina juga beli pulsa. Darisitu, kita melewati sebuah gang dan sebenernya juga agak bingung sampai akhirnya nggak terasa sudah nembus di Jl. Hayam Wuruk.

Rasanya lelah sekali, habis itu mandi, shalat maghrib, shalat isak lalu istirahat.

Kita mengobrol ngobrol banyak dan ternyata habis isak malah hujan, jadi kita males mau keluar. Dan sempet ada sedikit kecelakaan yang mengharuskan aku membeli obat di Apotek Asli Rp. 28.000. Akhirnya nunggu jam 11 malam aja sekalian untuk makan dan tahun baruan. Tapi ternyata juga masih hujan. Akhirnya kita tidak jadi malam tahun baruan karena masih hujan dan Rina juga sedang nggak enak badan.

1 Januari 2011

Happy Nu Year.

Pagi pagi di Kota Pekalongan, kita bangun jam 5.45, lalu siap siap dan Rina tak suruh make kaos Fingertec yang warna item punyaku sementara aku memakai kaos kerah omron warna kuning. Pagi ini kita hendak jalan jalan mengitari sebagian Kota Pekalongan. Perjalanan dimulai dari Jl. Hayam Wuruk, lalu ada sebuah gang yang ada grafitinya batik. Nice picture isn’t it? Terus disana juga ternyata ada semacam kampung batik. Kampung batik kauman gitu. jalan ke timur sampe sebuah perempatan, kita ke kanan kea rah alon alon. Ternyata di alon alon nggak banyak orang main. Mungkin karena tadi malam tahun baru jadi masih pada ngantuk dan tidur. Disana rencananya aku mau jogging. Tapi kondisi tidak memungkinkan. Akhirnya kita putuskan untuk berfoto foto saja. Malah bertemu dengan seorang anak punk yang minta foto bareng dan menyebutkan slogannya anak punk “f**k off ladies”, bikin aku sama Rina ketawa. Wakaka.. foto foto di Videotron Pekalongan, lalu muter dan istirahat sejenak disebelah utara. Habis itu ada penjual sticker dan Rina beli sticker Rp. 2.500. selesai, jalan ke utara dan menemukan sebuah gedung tua, ternyata bekas bioskop RAHAYU. Dari situ ke kiri dan menemukan sebuah toko mickey mouse dan deretan pertokoan yang masih pada tutup. Kita berencana mencari makan dan bingung. Akhirnya kita memilih untuk makan sate ayam. Dan setelah di bangjo itu kita nyebrang lalu balik lagi, kita ketemu pos polisi dan foto foto sebentar, lalu makan lesehan masih dikawasan alon alon dengan menu sate ayam + lontong.
Minumnya teh manis dan air putih. Rp. 16.000 berdua.

Huh, walaupun rasanya kurang mantep tapi cukup mengenyangkan perut yang sedari tadi malam belum diisi. Setelah makan, kita kembali ke utara dan berencana muter lewat Jl. Salak. Berjalan jalan disitu melewati sebuah lorong yang agak sepi, lalu ada pertokoan apotek manjur, lalu ada toko angsa, dan ketemu sebuah perempatan di salah satu sudutnya bangunan tua yang di cat menjadi iklan XL. Dari situ belok kiri, terus menyusuri jalan salak, dan menemukan sebuah toko alat batik yang menarik hati. Waktu itu Rina hendak tak foto dengan sedikit sentuhan sepeda yang lewat, tapi pertama malah sepedanya nutupin Rina, terus setelah nunggu beberapa saat akhirnya ada sepeda lewat lagi dan sukseslah.. hehe.

Dari situ, kita bisa melihat sebuah gedung besar dengan tulisan besar 1924, mungkin dibangun tahun 1924 atau gimana aku juga nggak tau. Ternyata itu adalah kompleks sekolahan. Tapi sayang aku lupa sekolah apa namanya. Capek jalan jalan, kita memilih rehat sejenak di sebuah bangku panjang, dan foto foto. Terus dari situ bisa terlihat pertigaan jalan blimbing. Setelah cukup istirahat, melewati sebuah jembatan yang disitu ada sebuah tiang listrik yang unik. Berbentuk ikan. Wah, sepertinya ada orang yang mengikuti kita sehingga kita agak panik. Tapi ternyata nggak papa. Habis itu ada bunderan proliman, disitu ada seorang penjual terompet. Terus kita pinjem deh buat foto foto. Hahaha.. biar kelihatan temanya gitu tahun baru.

Muter menyusuri jalan pemuda, disitu ada sebuah apotek dan mampir sebentar buat beliin Rina garglin. Soalnya dia lagi radang tenggorokan. Terus menemui sebuah telepon umum dan sok sokan telepon gitu. Wah, ternyata darisitu kita bisa melihat sebuah taman. Kalo disana istilahnya THR. Aku juga nggak tau kepanjangannya apa. Ternyata disitu juga ada monumennya. MONUMEN JUANG 1945. Dan ada patung patung gitu. puas berfoto foto, terus kita mengitari SRI RATU. Wah, capek banget rasane. Terus disitu ada pos polisi pengamanan Natal dan Tahun Baru. Wah, ada peta. Lumayan buat difoto. Terus Rina juga pengen foto sama pak polisi. Hehe…

Habis itu tinggal nyebrang terus sudah sampai Jl. Hayam Wuruk lagi deh. Pagi ini, Jl. Hayam Wuruk tidak begitu rame. Terus melewati sebuah jembatan lagi dan ada mobil tua yang klaksonnya kenceng banget. Wkwkwk.. beberapa saat sebelum sampai rumah, ada orang jualan megono. Tapi berhubung kita udah makan ya udah.

Istirahat sejenak di teras, lalu mandi. Waktu menunjukkan pukul 9 pagi. Lalu jam 10.30 kita keluar dan mengendarai motor, menuju alfamart alon alon karena Rina tadi malam isi pulsa nggak masuk. Terus penasaran sama Plaza Pekalongan. Akhirnya kita muter terus ke Plaza Pekalongan mencari parkiran. Ternyata penuh. Sampai sampai kita harus parkir di sebuah lapangan basket di sebelah selatan. Parkir bayar seribu, terus langsung masuk ke Plaza. Plaza yang luas dengan hypermart swalayan. Dilantai 2 ada banyak toko aksesoris dan ada Matahari. Kita Cuma lihat lihat saja terus keluar. Keluar, ada orang jualan ojek, beli Rp. 2000 terus take off. Sekarang kita hendak menuju ke Museum Batik. Perjalanan melewati apotek yang begitu aseli, terus melewati Mal Pekalongan, terus melewati jembatan dan akhirnya ketemu sebuah bunderan. Dan inilah Museum Batik.
Tapi sayang sekali karena itu hari libur jadi pak penjaga melakukan penutupan museum.
Walaupun agak kecewa, terpaksa kita melanjutkan perjalanan ke eks. Karesidenan Pekalongan di Jl. Pemuda.

Inilah eks. Kantor Residen Pekalongan. Gedung tua nan megah ini terlihat sangat mistis. Akhirnya kita beranikan untuk melihat lihat sekeliling walaupun disitu memang nggak ada orang selain kita berdua. Setelah bernarsis narsis, Rina kelihatannya capek sekali. Terus kita putuskan untuk mencari obyek wisata Pantai Slamaran. Muter sejenak melewati Sri Ratu, terus di kawasan bunderan Museum Batik itu ada Kantor Pos Pekalongan. Terus menyusuri Jl. Pati Unus, dan melewati daerah Krapyak. Tempat temannya Rina. Ternyata di Slamaran itu ada perumahan dan ada juga sebuah RUSUNAWA. Rumah Susun Sederhana Sewa yang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Tata Ruang Kota Pekalongan. Melewati beberapa jalan yang mulai rusak karena banjir rob, terus ternyata pantai Slamaran hanya pantai biasa. Dan akhirnya kita muter karena waktu juga sudah memperlihatkan hampir pukul 12 siang. Dan juga kita hendak mencari makan siang yaitu megono. Akhirnya kita memutuskan untuk lewat alon alon lagi. Ternyata warung yang kita tuju itu warung Bu Anis tutup. Yaudah, akhirnya kita balik ke rumah lagi dan shalat dhuhur lalu istirahat sambil kemas kemas. Pukul 13.30 siang kita take off dari SP dan menuju alon alon lagi untuk pulang. Disitu di Alon alon ada sebuah warung tenda SEGO MEGONO. Dan kita mencobanya. Nasi megono+telor +gorengan+air putih berdua Rp. 12.500. akhirnya setelah kenyang, kita benar benar say goodbye to Pekalongan.

Menyusuri jalan ke arah Semarang dan tidak lama kemudian akhirnya kita menemukan pertigaan kiri jalan terus dr. Sutomo. Kita ke kiri dan meninggalkan Kota Pekalongan. Tidak lama kemudian, sudah masuk lagi ke Kabupaten Batang. Di Batang, aku isi bensin full Rp. 12.000,- terus memacu smashku melewati Jalur pantura sambil Rina memelukku dari belakang. Perjalanan yang biasa karena kita berdua capek sekali hingga terasa pengen buru buru sampai Semarang. Rina juga lagi nggak fit. Melewati daerah Batang, kita ambil kiri melewati jalan yang lama. Terus sampai di Kota Kendal, kita ambil yang kiri juga lewat pantura dimana ditengah tengah jalan ada pohon cemara yang indah dilihat. Perjalanan berlanjut tanpa ada beberapa kesan dan saran J, tapi ada sebuah masjid menara biru yang dihafalkan sama rina di daerah Kendal.

Waktu menunjukkan pukul 4 sore ketika kita berhasil menuntaskan perjalanan sampai ke green house lagi. Badan terasa capek sekali dan akhirnya kita tertidur sampai sekitar pukul 6 sore. Terus aku mandi sebentar lalu beli makan sama Rina di Rocket Chicken, Rina pesen chicken steak dan aku dada goreng biasa berdua Rp. 20.500, karena aku tambah nasi 1 porsi. Hehehe..

Akhirnya jam 7 sore, walaupun dengan sedikit ngantuk, aku melajukan motorku pelan pelan kembali ke rumah. Dan dari Ungaran – Ambarawa, terus dari Secang – Rumah juga hujan deres. Akhirnya sampai rumah jam 9.30 malam….

Pekalongan in memories..



BACK TO PART I

3 comments:

  1. wah dapat foto bioskop Rahayu pas sepi, jam berapa itu mas?

    ReplyDelete
  2. @rumputilalang : iya mas, itu sekitar jam setengah 7 pagi. Tanggal 1 Januari jadi kemungkinan banyak orang masih tidur. Hehehe

    terimakasihhh

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...