Wednesday, June 11, 2014

Seboeah Rekam Djedjak, Buku Pertama Saya


"Magelang, dengan sejuta keindahannya menciptakan sejarah yang luar biasa panjangnya. Sejarah yang telah terungkap dimulai dari perannya sebagai bagian penting dari Kerajaan Mataram Kuno. Situs-situs dan artefak hingga kini terus ditemukan. Sementara itu, pada awal abad 19 dalam kekuasaan Pemerintah Hindia Belanda, kota Magelang yang dikonsep sebagai kota peristirahatan memperlihatkan geliat yang sangat pesat. Tata kota, infrastruktur, dan jalur transportasi dibangun dengan sangat memadai. Hingga kini peninggalan-peningga­lan tersebut meninggalkan sejarah yang akan terus dikenang.

Komunitas Kota Toea Magelang (KTM) hadir dalam rangka mengajak masyarakat untuk mencintai kotanya sendiri. Melalui berbagai even dan sarasehan yang mendulang sukses, kiprah KTM jelas tidak bisa dipandang sebelah mata dalam mengawal perkembangan kota dari segi sejarah, budaya, dan aspek sosial lainnya. Buku ini berisi rangkuman sebagian kegiatan yang pernah diselenggarakan oleh KTM diantaranya Sejarah Bioskop Magelang, Jelajah Kereta Api, Jelajah Situs-candi, dan even even menarik lainnya yang sangat sayang untuk dilewatkan.
"

Akhirnya cita-cita saya untuk menyusun buku sendiri kesampaian juga. Saya langsung cocok dan pas bergabung bersama Komunitas Kota Toea Magelang. Berawal dari akhir tahun 2011, waktu itu KTM juga belum terlalu lama terbentuk. Event-event yang digelar masihlah sedikit. Waktu demi waktu, tidak terasa sekarang sudah tahun 2014 dan berbagai event, sebagian besarnya sempat saya ikuti. 

Berbagai kegiatan seperti jelajah, sarasehan, workshop menjadi inspirasi saya untuk menulis. Bukan hanya menulis tentang kegiatan, namun ilmu-ilmu yang saya peroleh selama kegiatan  itu sedikit banyak saya kupas dengan bahasa yang menyenangkan. 

14 event terangkum dalam satu buku include dua episode menarik dari Ryan Adhyatma, sahabat saya. Mempelajari sejarah kini menjadi makin menarik. Dengan mendatangi situasi lapangan, bersama kawan-kawan yang penuh semangat menjadikan rangkuman event ini sangat sayang untuk di lewatkan.
Launching buku pertama kali oleh Gubernur Kota Toea Magelang (KTM) saat acara Djeladjah Thomas Karsten (Mei 2014)

Di sela-sela gelaran Magelang Tempo Doeloe Mei lalu, buku saya ikut dilaunching secara resmi dalam acara bertajuk Remboeg Sedjarah. Mas Danu Sang Bintang bersama mas Ginanjar Teguh Iman juga berkesempatan hadir bersama kami dalam rangka re-launching bukunya Membaca Magelang jilid 2. 
Pak Narwan, Saya, dan Ryan dalam Remboeg Sedjarah Magelang Tempo Doeloe 2014

Adapun buku saya dicetak terbatas dan 90 % terjual ke pasaran. Masih ada beberapa buku tersisa per hari ini (11 Juni 2014) dan bisa anda dapatkan secara kirim paket maupun COD.
Berikut spesifikasi bukunya :

Kota Toea Magelang, Seboeah Rekam Djedjak # Hamid Anwar, Ryan Adhyatma # 240 Halaman # Cover by : Ryan Adhyatman # dicetak di Pixel Yogyakarta # Harga 50 K IDR
Testimoni :
"Hamid Anwar menceritakan segala apa yang dia dengar. Meskipun terkesan membaca catatan perjalanan, namun tetap banyak sisi sejarah yang bisa dipelajari dari buku ini. Sementara itu, Ryan Adhyatma memiliki kelebihan dalam hal mengorek informasi sehingga pesan yang disampaikan menjadi lebih valid" (Darmawan Si "Kadus" Kabayan)

"Buku ini memberi saya bermacan informasi yang sebelumnya tidak pernah saya duga. Saya malah baru tau dari buku ini bahwa Gedung Bunder di Jl Sriwijaya itu sangat mempesona. Hahaha.. " (Iyan Ardiyan)




 
Read More..

Friday, May 30, 2014

Cosmo Steak & Shisha, Saat Mampir Sejenak di Salatiga

Gambar dipinjam dari : http://rynari.wordpress.com
Sesampainya di Kota Salatiga, kami disambut deretan pertokoan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman yang sebagian mulai tutup. Petang ini (27/5/2014) temaram lampu menggantikan sang surya yang telah tenggelam dibalik Gunung Merbabu sementara beberapa lapak kuliner mulai bertebaran di lesehan-lesehan toko dan diruas jalan lainnya. 

Malam ini kami belum memutuskan untuk mencari makan dimana, tapi akhirnya kami belokkan motor kami untuk makan steak. Cosmo Steak and Shisha yang ada di Jl. Monginsidi menjadi pilihan jujugan kami. Tempat ini merupakan referensi beberapa teman saya di Salatiga. Dari luar, terlihat tempat makan ini relatif kecil. Menurut informasi yang pernah saya dapatkan, kafe ini ada dua lantai dimana dilantai dua, pengunjung bisa membaca buku sembari makan, atau sebaliknya makan sembari membaca buku . Ya, karena dilantai dua disediakan sebuah perpustakaan kecil. 
Begitu masuk, kami memilih tempat duduk di sebelah sayap kiri. Tangga naik ke lantai dua ada diruang utama, dan daknya nampaknya terbuat dari kayu sehingga bila ada yang naik, terdengar bunyi “dak, dak dak”. Agak lama kemudian, pelayan yang rata-rata cowok datang membawa menu yang bisa kami pilih. Di sekeliling dinding, dipajang beberapa – banyak majalah Cosmopolitan yang ditata dengan cukup apik.
Barangkali limabelas menit kemudian pesanan kami datang. Chicken blackpepper steak dan lemon tea menjadi pilihan saya sementeara Tika memesan beef blackpepper crispy steak bersama iced chocholate. Yey! Saatnya makaaan..
Source : http://diary-makpe.blogspot.com

Terus terang saja, kami tidak ada niatan untuk makan besar karena kami sudah cukup kenyang. Kami hanya ingin menikmati minum dan mencoba steak di tempat cozy ini. Rasanya, cukup sesuai di lidah. Begitu pun dengan menu minumannya. Iced Chocholatenya terasa sekali dan enak. Saya sampai berkali-kali minta ke Tika. Lemon Tea nya juga terasa strong tapi cukup ringan. Bagi saya, citarasa makanan disini saya nilai 8/10.

Tempat ini cukup ramai dikunjungi, bahkan meja sebelah memesan steak dengan nasi. melihat pangsa pasarnya, harga steak disini tergolong cukup murah. Nampaknya, menyesuaikan dengan kantong mahasiswa karena letaknya yang berdekatan dengan daerah kampus.
Selesai makan, hujan deras tiba-tiba turun. Saya bergegas mengamankan jaket dan helm dari parkiran motor. Helmnya bisa ditaruh di tempat helm yang sudah disediakan di pintu masuk. Kami menghabiskan minuman dan ngobrol sembari menunggu hujan reda. Dan akhirnya tiba saatnya mengurangi isi dompet sebesar Rp. 42,000. Terimakasih sayang sudah ditraktir makan malam :)

#Nb : foto pakai HP

Credit :
Cosmo Steak & Shisha
Jl. Monginsidi N0. 7
Telp 0298 313213
SALATIGA

Read More..
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...