Thursday, January 18, 2018

Mengenal Pekerjaan Pegawai Kelurahan



Suasana Kantor (pribadi)

Tidak terasa, sudah tujuh tahun saya berkarir di kantor kelurahan. Kantor kelurahan itu kecil, pegawainya sedikit dan anggarannya tipis. Semuanya benar, dan banyak PNS / ASN tidak ingin ditempatkan di kelurahan karena faktor tersebut diatas. Tetapi sejauh ini, saya malah merasa nyaman dan krasan. Entah karena faktor apa. Yang jelas, sesuai dengan pepatah ‘tak kenal maka tak sayang’, maka boleh di bilang saya terlanjur kenal dan terlanjur sayang dengan kantor saya, dengan pekerjaan saya. Sense of belonging nya sudah merasuk ke dalam jiwa.. halah..

Di kantor, secara struktural saya berada di bawah sekretaris lurah yang pekerjaannya paling seabrek dibanding seksi-seksi lain. Mulai dari perencanaan, penatausahaan keuangan, kepegawaian hingga masalah umum lain seperti menyiapkan rapat, membeli galon atau kopi, dan pekerjaan remeh temeh lainnya. Alhamdulillah, dengan pekerjaan yang banyak tersebut semakin hari saya semakin lancar dan mengenal pola kerjanya. Awalnya repot sih, tetapi lama-kelamaan makin repot. Eh maksud saya makin terbiasa dan biasa saja.

Sebelum tahun 2017, dimana kelurahan adalah salah satu SKPD langsung di bawah Bupati sebagaimana dinas, maka pekerjaan tentu sangatlah padat. Pada bulan-bulan triwulan pertama, saya disibukkan dengan pengesahan APBD, finalisasi laporan – laporan tahunan yang antara lain Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKJIP) dan Laporan Keuangan Daerah (LKD), dan selain itu masih juga harus mengurus penatausahaan keuangan bulan berjalan. Benar-benar menyita waktu dan pikiran!
Stres, sumber : truelogic.com

Triwulan kedua, saya bisa mulai bernafas lega karena pada triwulan inilah pekerjaan agak selow. Jikapun ada, paling-paling hanya pekerjaan rutin laporan bulanan, pengelolaan keuangan bulanan dan persiapan pembuatan rencana kerja tahun mendatang. Pekerjaan ini berlangsung hingga triwulan tiga yang bertambah lagi dengan kegiatan pembahasan KUA PPAS Perubahan Anggaran, serta penyusunan Rencana Kerja Anggaran Perubahan.

Sementara itu, pekerjaan lapangan yang harus di audit juga bertambah karena diantara triwulan dua dan tiga tersebut adalah bulan-bulan di mana pembangunan fisik lingkungan dilaksanakan dan harus selalu di monitor baik fisik maupun administratifnya, supaya tidak ada pelanggaran dalam penggunaan dananya.
Monitoring pembangunan lingkungan (pribadi)

Kesibukan kembali merajalela saat memasuki triwulan empat dimana pada saat-saat tersebut biasanya anggaran perubahan baru disahkan, sementara kegiatan yang harus segera dilaksanakan biasanya banyak dan harus selesai sebelum 31 Desember. Pada bulan-bulan akhir tahun ini, saya mulai banyak berurusan dengan angka-angka. Baik itu yang berurusan dengan manajemen aset / barang daerah maupun rekapan-rekapan atas laporan-laporan bulanan yang terkadang membutuhkan koreksi. Semua persiapan itu adalah untuk mempersiapkan laporan keuangan tahunan yang harus segera di input pada aplikasi keuangan dengan benar. Tidak mudah, memang. Sebagai orang ekstrovert saya lebih suka mengutak-atik kata-kata dalam narasi laporan jika dibanding mengurusi angka-angka pada excel. Tapi toh dengan kerja keras semua bisa selesai juga. Hufft..

Akhirnya semua terbayar sudah ketika mendengar bahwa laporan kita sudah betul. Dan makin bangga rasanya, ketika mendengar bahwa pemkab tempat saya bekerja sejauh ini telah menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI selama enam tahun berturut-turut sejak 2011.

Nah, untuk penutup artikel ini, saya akan berbagi bagaimana menghadapi tekanan pekerjaan dengan santai dan rileks, salah satunya adalah dengan menghadirkan suasana kerja yang nyaman. Apa saja hal tersebut?

1)    Ruangan yang nyaman. Ruangan sengaja saya desain sendiri supaya tidak banyak berinteraksi dengan bagian front office maupun bidang lain untuk meminimalkan dobel pekerjaan sehingga pekerjaan saya tidak terganggu dan cepat selesai. Jika ruangan saya menyatu dengan bidang lain maka yang terjadi saya bukannya bekerja tetapi malah lebih banyak ngobrol. Alhamdulillahnya, sudah dua tahun ini kantor saya membuat sistem pelayanan terpadu sehingga pemohon pelayanan cukup datang dan berkas yang diurus akan dikerjakan oleh petugas hingga selesai. Pemohon tinggal menunggu sambil menonton TV atau mengakses internet dengan Wifi gratis yang saya sediakan. Saya pun bebas bekerja dan terkadang malah merasa terlalu bebas sehingga lupa mau mengerjakan apa.
2)    Minum kopi. Yaa.. Saya memang pecinta kopi. Lebih tepatnya penikmat kopi, ding. Begitu datang kantor, saya biasa selalu menyalakan kompor, memanaskan air dan kemudian menyeduh kopi. Kopi apapun itu yang ada, kadang ya kopi sasetan, kadang kopi murni. Seadanya saja. Jika kopi sudah di meja, pekerjaan segera selesai!
3)    Speaker yang mantap. Musik adalah salah satu mood booster saya saat bekerja. Saya lebih menyukai musik-musik rock manis semacam slow rock. Bagi saya, musik membuat suasana bekerja menjadi lebih santai.
4)    Peralatan pendukung yang cukup. Saya berusaha semaksimal mungkin melengkapi peralatan kerja di meja saya. Dan sebagai pekerja yang sering berhubungan dengan angka-angka, maka kalkulator tidak pernah lepas dari meja saya. Dari dulu, kalkulator selalu berwarna itu-itu saja. Palingan hitam, putih, atau abu-abu. Membosankan! Tetapi kini telah hadir ColorfulCalculator dari Casio yang akan memanjakan pandangan mata. Mata sudah lelah dengan angka-angka di monitor, tidak ada salahnya ketak-ketik angka sebentar di layar kalkulator yang warnanya macam-macam ini. Bisa disesuaikan dengan warnafavorit kita. Alat penghitung ini saya dapatkan dengan diskon khusus promo code WINCASIONW1679 dari MatahariMall.com



Colorful Calculator by Casio, sumber instagram Casio


Untuk pekerjaan diluar kantor pun demikian, sesekali saya harus menghadiri penelitian atau pemeriksaan keuangan. Casio My Style ini tinggal masukkan saja ke tas kerja dan akan sangat berguna pada saat penelitan tersebut.

Ternyata benar adanya, bahwa hal-hal kecil di sekeliling kita memang sangat mempengaruhi mood dan suasana kerja kita. Seperti ColorfulCalculator dari Casio ini meskipun hanya benda kecil ringan, tetapi dengan kemampuannya yang sudah teruji dan warna-warnanya yang lucu, membuat pandangan mata menjadi lebih sejuk, dan akhirnya saya pun bisa lebih produktif dalam bekerja. #CasioMyStyle

Nah untuk kalian yang pingin dapet diskon pembelian calculator, silakan beli di mataharimall dan gunakan kode kupon ini CASIOBLOGUU3665. Terimakasih #CasioMyStyle

6 comments:

  1. ternyata kerja dikelurahan itu menarik juga ya, tetap ada masa dimana kerjaan padat dan santai, dimana2 mah gitu, paling kerjaan rutin ya laporan bulanan

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyak betul sekali, mas. Tapi kalau sekarang sekarang ini banyak santainya.. Hehehe

      Delete
  2. Saya juga sudah beli satu, memang nyaman dipakainya.

    ReplyDelete
  3. maaf mau tanya pak, bisa kerja disana ngelamar mandiri atau karena ada yg bawa ya ? klo mandiri boleh bagi tipsnya pak, maaf fresh graduate soalnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. pegawai kelurahan termasuk pegawai Pemda, mbak. jadi mengikuti skema CPNS.

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...